Warga Lahat, Pasien 01 Positif Covid-19 Diduga Terjangkit setelah Berobat di Palembang

Warga lahat yang jadi Pasien 01 Positif Covid-19, memiliki riwayat berobat di Kota Palembang

Penulis: Nisyah
Editor: Ahmad Nurrosikin
Sripoku.com
Warga Lahat yang Positif Covid-19, Miliki Riwayat Berobat di Palembang 

Warga Lahat, Pasien 01 Positif Covid-19 Diduga Terjangkit Setelah Berobat di Palembang

Laporan Wartawan Wiki Sriwijaya Post, Chairul Nisyah

SRIPOWIKI.COM, LAHAT - Virus Corona atau Covid-19, masuk ke Kabupaten Lahat.

Sebelumnya diketahui ada warga dari Kecamatan Kikim Barat-Lahat, yang dinyatakan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Saat ini bertambah satu lagi PDP dari Kecamatan Jarai dan hasil Swab Test Palembang menyatakan positif Covid-19.

Warga Lahat yang Positif Covid-19, Miliki Riwayat Berobat di Palembang
Warga Lahat yang Positif Covid-19, Miliki Riwayat Berobat di Palembang (Sripoku.com)

Menurut keterangan yang didapat, pasien 01 memiliki riwayat perjalanan berobat di Kota Palembang, dan mengidap penyakit dengan gejala sesak nafas dan demam tinggi.

Melansir dari laman berita Sripoku.com, Hal tersebut seperti dikatakan, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lahat, Taufik M Putra SKM MM.

Puluhan Awak Media di Muba Lakukan Rapid Test Virus Corona

Jalan Demang Lebar Daun Palembang Mendadak Ramai oleh Tukang Becak dan Pemungut Barang Bekas

Niat Tagih Hutang, Seorang Pria 35 Tahun di Palembang Justru Ditangkap Polisi

Pasar Burung Kota Palembang

Menurutnya, untuk Kabupaten Lahat, kasus PDP sudah ada dua orang, dan, satu kasus terkonfirmasi positif.

“Betul, Lahat sudah ada dua orang PDP, untuk wilayah Jarai telah dilakukan tracking contact pihak warga dan keluarga, langsung rapid test kontak erat ke swab test,” jelasnya, bersama Kepala Dinas Kominfo Rudo Dharma, Jumat (24/4)

Terpenting, sambung dia, yang kontak erat wajib menjalani protokol kesehatan karantina mandiri selama 14 hari.

“Tak lupa menggunakan wajib masker, physical distancing, sering cuci tangan dan asupan makanan bergizi,” jelas Taufik.

Taufik menambahkan, pasien dalam kondisi hidup, termasuk juga sudah diisolasi memasuki empat hari, dari wilayah terjangkit dalam kondisi sakit.

“Persuasif dengan masyarakat dan keluarga PDP. Kini, situasi Lahat berdasarkan update per 23 April 2020 jumlah ODP 58, dengan ODP dalam pemantauan tercatat 13 orang, dan selesai mencapai 45 kasus, lalu PDP 2 orang,” bebernya.

Sementara itu, Direktur RSUD Lahat, dr Hj Erlinda ZA MKes melalui Kepala Bidang (Kabid) Instalasi Hukum, Humas dan Informasi, Fery Agustiansyah menerangkan, PDP 01 asal Jarai sudah dikarantina dengan perawatan yang intensif, dengan protab kesehatan sesuai standar WHO.

“Telah kita lakukan karantina, berdasarkan standar WHO,” tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved